Kompotensi dan Motivasi dalam Meningkatkan Kinerja Bidan. Part.2

 
Dr.Marwan Polisiri,SKM.,MPH. Ketua Pengda Persakmi Maluku Utara

Di balik tangan mereka  Program besar Kesehatan menjadi sukses
Imunisasi, TB dan Malaria
Mereka kadang dipaksa menjadi apa yang mereka tidak bisa
Desa Siaga contohnya
Tapi Bidan Tetaplah Bidan, selalu bisa di tenggah keterbatasan” (Dr.Marwan Polisiri)
Kompetensi
Bicara tentang kompotensi Secara teori diartinya kecakapan, kemampuan, dan wewenang,  Adapun yang mengartikan sebagai dimensi perilaku keahlian atau keunggulan seorang mempunyai keterampilan, pengetahuan, dan perilaku baik.

Menurut Marwan, (Hasil disertasi Doktor, yang sudah dibukukan Tahun 2017) Kompetensi adalah karakteristik kepribadian dan kemampuan dasar dari seorang bidan dalam melaksanakan tugas atau pekerjannya yang memenuhi lima komponen utama yaitu Task-skills, Task management skills, Contingency management skills, Job role environment skills, dan Transfer skill, yang dapat dilakukan dan dipertahankan oleh seorang bidan. Dari definisi konseptual ini diperoleh 5 dimensi kajian: (1) Dimensi keterampilan menjalankan tugas (Task-skills), dengan indikator ketepatan waktu, mematuhi peraturan; (2) Dimensi keterampilan mengelola tugas (Task management skills), dengan indikator kemampuan mengelola, kemampuan berpikir; (3) Dimensi keterampilan mengambil tindakan (Contingency management skills), dengan indikator pengambilan keputusan, pengambilan tindakan; (4) Dimensi keterampilan bekerja sama (Job role environment skills), dengan indikator koordinasi, bersosialisasi; dan (5) Dimensi keterampilan beradaptasi (Transfer skill), dengan indikator beradaptasi, inisiatif.

Hasil Penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa kompetensi bidan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja bidan puskesmas dan rumah sakit di Provinsi Maluku Utara. Artinya pengaruh dari kompetensi Bidan terhadap kepuasan kerja adalah positif, hal ini menunjukkan bahwa apabila tingkat kompetensi bidan ditingkatkan yang dilakukan oleh pimpinan puskesmas, rumah sakit maupun Dinas Kesehatan maka akan berdampak pada kepuasan kerja para bidan dalam meingkatkan kinerjanya.

Sembilan Standar Kompetensi Bidan Indonesia
(Kepmenkes RI Nomor : 369/MENKES/SK/III/2007, Tentang Standar Profesi Bidan)
  1. Bidan mempunyai persyaratan pengetahuan dan keterampilan dalam ilmu-ilmu sosial, kesehatan masyarakat, dan etika yang membentuk dasar dari asuhan yang bermutu tinggi sesuai dengan budaya, untuk wanita, bayi baru lahir, dan keluarganya 
  2. Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya, dan memberikan pelayanan yang menyeluruh di masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan, dan kesiapan untuk menjadi orang tua 
  3. Bidan memberikan asuhan antenatal yang bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan ibu selama kehamilan yang meliputi deteksi dini, pengobatan, dan rujukan 
  4. Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, tanggap tehadap budaya setempat selama persalinan, memimpin suatu persalinan yang bersih dan aman, menangani situasi kegawatdaruratan tertentu untuk mengoptimalkan kesehatan wanita dan bayi baru lahir 
  5. Bidan dapat memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui yang bermutu tinggi serta tanggap terhadap budaya setempat 
  6. Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif pada bayi baru lahir (BBL) sehat sampai usia 1 bulan 
  7. Bidan memberikan asuhan yang brmutu tinggi dan komprehensif  pada bayi dan balita sehat 
  8. Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif  pada keluarga dan kelompok 
  9. Bidan mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita/ ibu dengan ganguan sistem reproduksi.
Motivasi Kerja
Motivasi Kerja Bidan merupakan suatu dorongan internal dari Bidan yang terbentuk dari adanya proses kebutuhan atau harapan tertentu yang mempengaruhi sikapnya dalam melakukan pekerjaan meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan kebutuhan aktualisasi diri, yang ada dalam diri Bidan. Dari definisi ini diperoleh 5 dimensi kajian : (1) Dimensi kebutuhan fisiologis, dengan indikator ruang kerja dan fasilitas kerja; 2) Dimensi kebutuhan keamanan, dengan indikator keamanan lingkungan kerja dan jaminan sosial kerja; 3) Dimensi kebutuh sosial, dengan indikator suasana kebersamaan dan semangat kerjasama, (4) Dimensi kebutuhan penghargaan, dengan indikator penghargaan pimpinan dan insentif, dan (5) Dimensi kebutuhan aktualisasi diri, dengan indikator profesionalisme dan pengembangan karier. Marwan (2016)

Berdasarkan penelitian kami,  motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja bidan puskesmas dan rumah sakit di Provinsi Maluku Utara. Hal ini berarti bahwa naiknya motivasi kerja bidan disebabkan oleh para bidan berusaha keras untuk mencapai prestasi kerja, bidan menikmati setiap persaingan dan kemenangan, bidan cenderung membangun kerjasama dengan rekan kerjanya, sehingga akan meningkatkan motivasi kerja bidan.

Kinerja

Kinerja Bidan adalah perilaku nyata yang ditampilkan setiap bidan sebagai prestasi kerja yang dihasilkan dalam usaha pencapaian tujuan atau pemenuhan tugas tertentu berdasarkan ukuran yang berlaku dan dalam waktu yang telah ditetapkan oleh organisasi melalui kemampuan konseptual dengan cara pemberian tugas dalam pekerjaan dan fungsi dalam pekerjaan. Marwan (2016)
Hasil penelitian yang dilakukan di Provinsi Maluku Utara bahwa kemampuan konseptual merupakan suatu kemampuan atau keterampilan mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan serta kepentingan organisasi yang dilakukan dengan cara pemberian tugas dalam pekerjaan dan fungsi dalam pekerjaan.

Kesimpulan 
  1. Kompetensi Bidan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Bidan. Adanya pengaruh memberikan makna bahwa dengan meningkatkan kompetensi para Bidan yaitu pada dimensi keterampilan menjalankan tugas dengan indikator ketepatan waktu kerja Bidan akan meningkatkan kinerja para bidan 
  2. Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja pada Bidan. Adanya pengaruh memberikan makna bahwa dengan meningkatkan motivasi kerja Bidan yaitu pada dimensi kebutuhan keamanan dengan indikator keamanan lingkungan kerja akan meningkatkan kepuasan kerja dari Bidan yang berujung pada Kinerja Bidan. 
Daftar Pustaka
  1. Asrinah, Putri. 2010. Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan. Edisi 1. Yogyakarta : Graha Ilmu.
  2. Depkes RI, 2007. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 369/MENKES/SK/III/2007, Tentang Standar profesi Bidan.
  3. Estiwidani, D, dkk. 2008. Konsep Kebidanan. Yogyakarta : Penerbit Fitramaya
  4. Hanggraeni, Dewi. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
  5. Koontz, H., O’Donnell, C., & Weihrich, H. (1993), Manajemen / Harold Koontz, Cyril
  6. Marwan, P. 2016. Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi, dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja dan Implikasinya pada Kinerja Bidan di Provinsi Maluku Utara.
  7. Mufdlilah., Hidayat. A., Kharimaturrahmah, I. 2010. Konsep Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
  8. Muslihatun.N.W., Mufdlilah., Setyawati. N. 2009. Dokumentasi Kebidanan. Yogyakarta: Fitramaya.
  9. Nazriah, 2009. Konsep Dasar Kebidanan. Banda Aceh : Yayasan Pena.
  10. Peraturan Menkes RI.Nomor 900/Menkes ISK/VII/2002 tentang registrasi dan praktek bidan.
  11. Safrudin dan Hamidah.2009.Kebidanan Komunitas.Jakarta:EGC
  12. Sedarmayanti. 2011. Manajemen Sumberdaya Manusia (Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil) Bandung : Rafika Aditama.
  13. Sinambela, Lijan Poltak. 2012. Kinerja Pegawai (Teori Pengukuran dan Implikasi). Yogyakarta : Graha Ilmu.
  14. Sofyan, Mustika. 2005. 50 Tahun IBI Menyongsong Masa Depan. Jakarta :PP IBI.Cetakan IV
  15. Varney, Helen. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Edisi 4 Volume 2. Jakarta: EGC.
  16. Wirawan. 2013, KEPEMIMPINAN: Teori, Psikologi, Perilaku Organisasi, Aplikasi dan Penelitian. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Next Reading ... Part 1 

Baca Juga

0 Response to "Kompotensi dan Motivasi dalam Meningkatkan Kinerja Bidan. Part.2"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel