Sehat Itu Merdeka

Ketahuilah SEHAT  adalah Hak asasi setiap manusia, dengannya sumber kebutuhan hidup dapat di raih, SEHAT  dapat di maknai sebagai keadaan di mana fisik,mental,social, dapat berjalan sebaik mungkin di dukung dengan keadaan seimbang baik secara ekonomis maupun Religius. 

Salah satu indicator penting dalam pembangunan adalah Human Developmen Index (Index Pembangunan Manusia) yang terdiri dari index ekonomi, index pendidikan, dan index kesehatan. 

Dalam rangka untuk menetukan peringkat kabupaten kota di bentuklah index pembangunan kesehatan masyarakat (IPKM) yaitu indicator komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan.

Yazhar Asis, SKM

Ada sekitar 24 indikator kesehatan yang digunakan dalam IPKM dengan nilai korelasi UHH yang tertinggi. 

Indikator kesehatan tersebut adalah prevalensi balita gizi buruk dan kurang, prevalensi balita sangat pendek dan pendek, prevalensi balita sangat kurus dan kurus, prevalensi balita gemuk, prevalensi diare, prevalensi pnemonia, prevalensi hipertensi, prevalensi gangguan mental, prevalensi asma, prevalensi penyakit gigi dan mulut, 

prevalensi disabilitas, prevalensi cedera, prevalensi penyakit sendi, prevalensi ISPA, proporsi perilaku cuci tangan, proporsi merokok tiap hari, akses air bersih, akses sanitasi, cakupan persalinan oleh nakes, cakupan pemeriksaan neonatal-1, cakupan imunisasi lengkap, cakupan penimbangan balita, ratio Dokter/Puskesmas, dan ratio bidan/desa. 

Selain menentukan peringkat pembangunan kesehatan kab/kota, IPKM dapat menjadi acuan pemerintah daerah (Pemda) membuat program intervensi yang lebih tepat, bahan advokasi ke Pemda agar terpacu menaikkan peringkat kesehatannya, 

perumusan daerah bermasalah kesehatan berat/khusus (DBKBK), dasar penentuan alokasi dana bantuan kesehatan dari pusat ke daerah, dan membantu Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KMPDT) dalam membangun kab/Kota. 

Dalam upaya penerapan konsep Melinium Developmen Gol’s yang saat ini di lanjutkan dengan sustainable Developmen Gol’s senantiasa harus di barengi dengan pola pikir yang sehat untuk menunjang derajat kesehatan masyarakat. Sehat dalam tindakan secara prefentif bihevior bukan semata-mata hanya dalam angan-angan. 

Kemerdekaan biasanya menjadi puncak dari sebuah proses panjang yang melelahkan, sesunggunya Kemerdekaan yang hakiki adalah yakni merdeka dari diri, diri menjadi cerminan setiap orang olehnya apabila dikorelasikan dengan makna SEHAT, 

sesungguhnya orang-orang SEHAT itu merdeka dengan senantiasa menjaga proses hakikat kesehatan itu sendiri. namun hal itu menjadi pilihan diri apakah Merdeka Ataukah di merdekakan dalam kesehatan.! 

Di masa pandemic Tentunya upaya hidup SEHAT harus MERDEKA dengan senantiasa menjalankan protocol kesehatan demi cinta terhadap diri dan lingkungan untuk Indonesia yang lebih SEHAT. 

0 Response to "Sehat Itu Merdeka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...